Covid-19 Menelanjangi Kerapuhan Manusia


Saat ini dunia sedang digoncang dengan menyebarnya wabah yang sangat ganas yaitu covid-19. Virus ini mengguncang rasa kemanusiaan. Manusia sudah tak berdaya, bahkan sudah kehabisan cara untuk menangani penyebaran virus yang tidak kelihatan ini. Jeritan, tangisan terdengar dimana-mana karena covid-19 merenggut nyawa orang-orang yang dikasihi. Tenaga medis pun bertarung nyawa seakan tidak takut dengan ancaman covid-19.

Menghadapi ancaman yang serius ini, banyak spekulasi yang bermunculan . Ada yang menganggap covid-19 sebagai hukuman Tuhan kepada manusia, namun ada juga yang beranggapan bahwa ini adalah tanda akhir zaman, bahkan ada juga yang menganggap covid-19 ini adalah buatan manusia dengan tujuan tertentu. Semua boleh berspekulasi tentang covid-19 ini, tetapi juga sangat penting untuk belajar dan memahami maksud Tuhan dibalik peristiwa yang menimpa dunia ini.

Catatan-catatan dalam Alkitab, banyak juga yang memberitakan tentang perbuatan-perbuatan Allah yang besar dengan tangan-Nya yang kuat. Banyak hal yang Tuhan kerjakan melampaui hukum-hukum alam. Tujuan Ia melakukan hal-hal spektakuler atau mujizat-mujizat itu untuk menunjukan anugerah-Nya yang besar, pemeliharaan-Nya dan providensi-Nya. Tetapi juga perbuatan-perbuatan besar yang Allah lakukan bukan hanya untuk menunjukan anugerah-Nya yang besar tetapi juga menunjukan murka-Nya terhadap dosa. Di dalam perbuatan tangan-Nya yang besar Allah dapat menunjukan kasih dan keadalian-Nya. Perbuatan-perbuatan ajaib yang Allah lakukan dapat menjadi bukti pemeliharaan dan kasih-Nya tetapi juga menjadi petunjuk akan murka dan keadilan-Nya.

Dalam Perjanjian Lama, di zaman Musa, Mesir adalah negara yang makmur, negara adidaya, negara yang berpendidikan, memiliki militer yang cukup kuat. Oleh sebab itu tidaklah heran kalau Firaun menjadi sombong karena menjadi pemimpin di negara yang tingkat peradabannya cukup tinggi. Kesombongan Firauan tidak hanya membuatnya menjadi orang yang keras kepala tetapi juga keras hati. Firaun menganggap dirinya paling hebat. Ketika Musa dan Harun menyampaikan pesan Tuhan kepadanya, ia berkata siapa Allah itu? Firaun bukan hanya sekedar tidak tahu tentang Allah tetapi ia tidak mau tahu tentang Dia. maka Allah menunjukan keberadaan-Nya kepada Firaun dengan pukulan yang keras melalui tulah-tulah. Tuhan menelanjangi keberadaan Firaun dan bangsa Mesir, melalui sepuluh tulah. Firaun dan Mesir terlalu rapuh di hadapan-Nya. Segala kejayaan yang menyelubungi kerapuhan Firaun dan Mesir dibongkar oleh Allah sehingga menjadi telanjang dihadapan-Nya. Bencana merupakan alat Allah untuk menunjukan kerapuhan manusia dan eksistensi Allah.

Maka saya berpendapat bahwa Allah memakai covid-19 sebagai alat untuk menunjukan betapa rapuhnya manusia. Di puncak kejayaan manusia Allah memakai covid-19 sebagai cara-Nya untuk menelanjangi dan menyadarkan akan kelemahan dan kesombongan manusia. Wabah/ covid-19 ini sebagai panggilan Allah kepada manusia untuk menyadari kelemahannya, dan tidak bersandar pada dirinya sendiri. Manusia harus segera keluar dari kotak kesombongan serta keangkuhan diri, dan melangkah kepada penyadaran diri dan pengakuan dosa.

Menghadapi covid ini, kepada siapa manusia berharap? kepada siapa manusia mendapat jaminan hidup? dalam keadaan ketakutan, kecemasan dan kekuatiran, kepada siapa manusia mendapat ketenangan? Sesama manusia/orang-orang yang dikasihi pun mengalami ketakutan. Ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi pun tidak mampu menghentikan arus covid-19 ini. Oleh karena itu dalam kelemahan dan keterbatasan atau kerapuhan, manusia harus segera mencari dan menemukan tangan yang kuat dan perkasa karena Dialah penolong dan jaminan hidup. Dialah Allah Israel yang menuntun umat-Nya keluar dari Mesir dengan tangan-Nya yang kuat, dan Dialah Juruselamat umat manusia, Dialah Yesus Kristus

Jangan takut dan gentar terhadap covid-19. Berserah, dan percayalah pada Tuhan Sang pemilik kehidupan dan taatilah himbauan pemerintah

Soli Deo Gloria

Aryandi Bako

Paskah & Gereja Kecil

Hari ini umat Kristen diseluruh dunia merayakan paskah dalam keadaan duka. Moment perayaan paskah tahun ini sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Dunia dikejutkan dengan Virus yang memiliki power yang cukup besar yang sulit dibendung. Yah, dia adalah Covid-19. Kehadirannya membuat banyak insan menjadi panik,kuatir, takut, cemas, marah, sedih termasuk juga menumbuhkan iman. Covid-19 hadir dan membuat semua tradisi dalam keluarga yang sudah turun temurun menjadi berubah, termasuk ritual-ritual keagamaan pun ikut berubah. Gereja-gereja ikut mengubah cara beribadah. Dari ibadah yang secara ragawi berkumpul di gedung gereja berubah menjadi ibadah di rumah masing-masing (ibadah keluarga) atau yang disebut sebagai “Gereja kecil” (ecclesiola).

Paskah

Ungkapan yang cukup populer dalam peristiwa kebangkitan Yesus Kristus adalah Paskah. Peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus memang sudah berlalu, sudah terjadi di ribuan tahun yang lalu. Tetapi perayaannya tidak pernah berlalu sampai hari ini. Bagi orang Yahudi, paskah adalah hari raya agama yang terbesar dan terpenting. Dimana mereka memperingati peristiwa keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir.

Peristiwa kebangkitan Yesus Kristus juga adalah satu peristiwa yang menjadi titik pusat iman Kristen. 1Korintus 15:14 “ tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah kepercayaan kamu”. Dr Ebenhaizer Nuban Timo menyatakan bahwa:

Paskah merupakan satu peristiwa yang bermakna ganda: Perfectum (sudah sempurna) ini terjadi pada diri Yesus Kristus, dan futurum (masa depan) kebangkitan yang terjadi dimasa depan.

Berita Paskah

Kebangkitan Yesus Kristus memproklamirkan bahwa kuasa kutukan dosa telah dikalahkan. Hal yang paling menakkutkan ini telah dilumpuhkan. Tidak perlu lagi ada ketakutan. Karena kebangkitan Yesus Kristus memberikan pengharapan yang baru. Dihari minggu paskah yang pertama ini semua umat Kristen berkumpul untuk mengingat peristiwa kebangkitan Sang Juruselamat (PERFECTUM), walaupun suasananya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi covid-19.

Tetapi sebagai umat yang telah ditebus, kita diajak untuk memperjuangkan dan merawat kehidupan bukan yang mengancam kehidupan. Dalam konteks Indonesia melawan pandemi covid-19 adalah kepatuhan terhadap himbauan pemerintah untuk berdiam diri di rumah saja

Gereja Kecil

Ibadah di rumah saja atau yang saya sebut dengan “Gereja kecil” adalah bentuk kepatuhan terhadap himbauan pemerintah. Di gereja kecil, keluarga dapat memaknai kebangkitan Yesus Kristus yang bersifat FUTURUM. Dimana setiap hari, setiap minggu, bulan dan tahun di gereja kecil inilah suami-istri, anak-anak berkumpul untuk saling mengingatkan dan diingatkan oleh Tuhan. Pentingnya saling mengingatkan dalam keluarga untuk memaknai peristiwa paskah adalah untuk hidup seperti umat-umat-Nya yang telah ditebus, tidak lagi hidup dalam dosa, serta ketakutan, kekuatiran dan kecemasan tidak lagi memperbudak kita. Karena kebangkitan Yesus Kristus telah membawa pengharapan yang baru.

Selamat paskah dan selamat bertumbuh didalam gereja kecil “ecclesiola”


Salatiga 12/04/2020


Aryandi Bako

Putri-Putri Yerusalem

Perasaan perempuan memang sulit ditebak dan menyimpan sejuta makna. Seringkali orang berkata perempuan cenderung menggunakan hati sedangkan pria menggunakan otak. Bahkan kalimat yang sering dipakai dalam perdebatan/perselisihan seorang pria dan wanita adalah “laki-Laki tidak ada perasaan, laki-laki tidak bisa mengerti dengan perasaan wanita”. jadi sepertinya sifat halus, lembut, dan indah sudah terkandung dalam diri kaum perempuan. Walaupun ada juga yang galakkkkk.

Dalam kisah hidup Tuhan Yesus dikitab injil sinoptik, sepertinya saya tidak menemukan satu contoh tentang perempuan yang memusuhi Tuhan Yesus. Tidak ada perempuan yang meninggalkan atau menghianati Tuhan Yesus, tidak ada perempuan yang mengutuki Dia. Melainkan seringkali mengisahkan tentang perempuan yang melayani Dia dengan apa yang ada pada mereka, membersihkan kaki-Nya dengan air mata mereka, dan meminyaki kepala-Nya dengan minyak narwastu. Dan pada saat laki-laki menuntut supaya Tuhan Yesus dihukum mati, perempuan-perempuan tampil dan mengikuti Dia dengan tangisan.

Simpati putri-putri Yerusalem


Di kota Yerusalem Yesus ditolak. Sejak permulaan sampai akhir hidup-Nya hanya sedikit orang yang menjadi pengikut-pengikut-Nya. Dibandingkan dengan Galilea, Yesus menjadi pujaan hati rakyat Galilea. Tetapi ternyata tidak semua orang di Yerusalem berteriak untuk salibkan Dia. artinya tidak semua orang di Yerusalem memusuhi Tuhan Yesus. Setidaknya ada orang yang pro-Yesus. Setidaknya mereka memiliki rasa prihatin kepada Yesus sehingga mereka tangisi Dia seperti yang dituliskan dalam Luk 23:27 “Sejumlah besar orang mengikuti Dia; diantaranya banyak perempuan yang menangisi dan meratapi Dia”.Bahkan dalam perjalanan menuju golgota, kaum laki-laki dari Galiliea yang mengerumuni Dia dimasa kejayaan-Nya tidak muncul. Wiliam Hendrikson mengomentari hal ini bahwa” perempuan-perempuan disini bukan murid Yesus, tetapi mereka juga tidak memusuhi Yesus.


Memang laki-laki memiliki kekuatan tangan yang sangat luar biasa, lengan yang perkasa, bahu yang kuat untuk memikul salib. Tetapi juga perasaan perempuan yang penuh simpati, kelembutan hati serta kesetiaan yang teguh untuk mencegah membatunya “hati” dunia ini juga tidak bisa disepelekan. Seperti dua aktor yang muncul dalam perjalanan ke Golgota yaitu Simon orang kirene dan putri-putri Yerusalem. Simon orang kirene mau memberi bahunya yang kuat untuk membantu memikul salib itu. Putri-putri Yerusalem yang terus mengikuti dengan rasa prihatin dan perasaan kasihan terhadap Yesus yang diwujudkan dengan tangisan.

perasaan saja tidak cukup

Tetapi sayangnya rasa prihatin, simpati, tangisan dan air mata yang ditunjukan putri-putri Yerusalem ternyata tidak ada gunanya. Lukas 23:28 “Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: Hai Putri-putri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu.

Kata-kata Yesus ini sepertinya tersirat rasa simpati terhadap putri-putri Yerusalem. Rasa belas kasihan ini timbul ketika Ia mulai membayangkan penderitaan yang akan dialami perempuan-perempuan serta anak-anak mereka. Selain rasa simpati juga kata-kata-Nya mengandung makna ajakan untuk bertobat. Jikalau Ia berkata tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu, bukan hanya menunjukan penderitaan yang akan menimpa mereka melainkan dosa penduduk Yerusalem itu.

Menanggapi hal ini Mateew Henry berkata “Itu air mata yang tidak berguna yang mereka curahkan bagi-Nya. Banyak orang meratapi Kritus tetapi tidak percaya kepada-Nya. Banyak orang menangisi-Nya tetapi pada dasarnya tidak mengasihi-Nya”. Leon Moris juga berkata “Ia menginginkan pertobatan mereka, bukan simpati mereka”. Jadi sepertinya Perasaan saja tidak cukup. Air mata saja tidak cukup. Tuhan Yesus tidak membutuhkan rasa simpati, prihatin bahkan tangisan dan air mata kita. Sesungguhnya iman dan pertobatan sejati yang diharapkan Tuhan Yesus.

Bagaimana dengan orang-orang Kristen yang kadangkala menangis bahkan sampai histeris dalam ritual-ritual spiritual ? silahkan beri komentar!!

Salatiga 06/04/2020

Soli Deo Gloria

Aryandi Bako

Apakah Kebenaran itu ?

Yohanes 18:37b-38a

Aku datang kedalam dunia ini supaya Aku memberi kesaksian
tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran
mendengarkan suara-Ku. Kata Pilatus kepada-Nya:
Apakah kebenaran itu?”

Yohanes 19:5

lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu. Makakata Pilatus kepada mereka
Lihatlah Manusia itu!

Pertanyaan yang seringkali menggelitik hati saya adalah benarkah adanya korelasi antara pengetahuan dan perilaku yang baik?. Ibarat yang sering dipakai untuk menggambarkan hal ini adalah seperti padi yang semakin berisi maka akan semakin menunduk. Tetapi ada fakta yang tidak dapat dihindari yaitu kasus korupsi. Dalam konteks Indonesia para kaum elite, kaum terpelajar atau orang-orang berilmu ini, korupsi seolah-olah menjadikan mereka sebagai pelanggan khusus. Mengapa semakin luas pengetahuan semakin ahli dalam melakukan kejahatan (berbenturan dengan nilai nilai kebenaran). Masikah relevan istilah semakin berisi semakin menunduk ? dan apakah kebenaran itu ?

Apakah kebenaran itu ?

Kong Hu Cu (seorang ahli filsafat Cina yang dilahirkan sekitar tahun 551 SM) mengatakan bahwa:

berikan anakmu pengetahuan maka ia akan tahu apa itu kebenaran

Kong Hu Cu ingin menyampaikan bahwa orang cerdas mengerti apa yang benar. Itulah sebabnya dalam dunia persilatan pada zaman dahulu, yang namanya satrawan disebut pendekar. Pendekar bukan dengan pedang tetapi dengan tinta. Pedang dapat membunuh atau menghancurkan satu orang, tetapi sebuah tulisan dapat menggerakan sekaligus dapat menghancurkan jutaan orang. Inilah kehebatan dari sastrawan, yang dianggap bahwa dengan pengetahuan dapat menunjukan kepada jalan kebenaran. Saran Kong Hu Cu memang benar, karena pada saat itu pendidikan memang rendah, sehingga jikalau ada orang yang memiliki pengetahuan dianggap akan lebih beradab dan orang yang beradab dianggap akan memiliki perilaku lebih baik.

Apakah kebenaran itu ?

Komunis juga mencoba mendefinisikan kebenaran itu. komunis mengatakan bahwa:

kebenaran adalah apa yang baik buat aku dan partai

Kalau kita berkata Hitler adalah manusia yang paling kejam, pembunuh banyak orang maka sebaliknya bagi Hitler itu adalah anggapan yang bodoh karena baginya apa yang dilakukan adalah tindakan yang baik dan benar bagi Jerman Raya. Sama halnya dengan komunis Cina dengan mudah menghabiskan orang-orang yang pro demokraksi, karena bagi mereka apa yang dilakukan adalah baik karena mengamankan posisi komunis atau posisi partai.

Apakah kebenaran itu ?

Orang-orang di era modern mengatakan bahwa :

apa yang benar adalah apa yang masuk akal, sehingga apa yang tidak masuk akal pasti salah

Lima roti dan dua ikan dapat memberi makan lima ribu orang adalah hal yang tidak masuk akal. Paham ini tidak percaya dengan mukjizat yang dilakukan Yesus.

Jadi walaupun Kong Hu Cu menjawab kebenaran akan diperoleh jikalau masing-masing orang memiliki ilmu pengetahuan, tetapi kenyataan hidup membuktikan tidak demikian. Sikap orang-orang berpengetahuan yang dianggap akan lebih beradab justru menabrak nilai-nilai kebenaran disaat memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Orang modern mengatakan kebenaran adalah apa yang masuk akal, tetapi faktanya didalam hidup ini ada hal-hal yang terjadi melampaui akal. kemudian orang komunis berkata kebenaran adalah apa yang baik buat saya, tetapi kenyataannya apa yang baik buat saya bisa jadi masalah buat orang lain. Lalu pertanyaannya masih tetap sama apakah kebenaran itu ?.Disinilah Yesus hadir dan memberi jawaban “AKULAH KEBENARAN” Yoh 14:6

Kesimpulan
Semua pemimpin agama atau filsuf manapun tidak ada satupun disepanjang sejarah yang dengan berani menjawab “akulah kebenaran”. Sepanjang sejarah hanya satu-satunya yang dapat memberi jawaban adalah Yesus Kristus, yang dengan tegas berkata Akulah kebenaran itu. keberananya adalah Yesus Kristus adalah satu satunya jalan keselamatan (Yoh 14:6), kita benar karena kita dibenarkan oleh Kristus atau kebenaran itu (Rom 3:10), kebenaran itulah yang dapat menjelaskan Allah kepada kita (Yoh 4:21-26), hanya Dialah yang dapat menjelaskan rahasia makna hidup di dunia, hanya Dialah yang akan menjelaskan asal-usul manusia dan tujuan hidup manusia. Pilatus telah mendapat jawaban tentang apakah kebenaran itu. pada akhirnya Pilatus berkata “Lihatlah Manusia itu” (Yoh 19:5) Ia bukan saja gambaran tentang kesempurnaan melainkan penyelamat dari dosa. Oleh karena itu dunia harus berpaling dan “melihat orang itu” .

Soli deo gloria

Aryandi Bako, S.Th

Golgota

Pada masa-masa saya bersekolah minggu, cerita Firman Tuhan yang membuat saya merasakan keadaan yang mencekam dan mengerikan adalah cerita tentang kesengsaraan yang dialami Yesus Kristus. Cerita tentang penderitaan Kristus diatas kayu salib ini menimbulkan kepiluan yang begitu mendalam. Hal ini membawa saya masuk dalam suatu pertanyaan: mengapa Ia yang berkuasa tidak bertindak untuk menyelamatkan diri Nya? Mengapa Ia tidak membiarkan kemahakuasaan Nya untuk membungkam setiap mulut yang menghina dan mencemooh Dia ? Ia malah bersedia menanggung semua penderitaan itu. di golgota,diatas salib Ia berkata “sudah selasai”

Namun pertanyaan pertanyaan diatas membawa saya pada suatu perenungan dan penghayatan tentang penderitaan Kristus. Dengan berjalannya waktu, saya semakin memahami bahwa Penderitaan yang dialami Kristus bukan saja penderitaan badani tetapi Kristus juga mengalami penderitaan batin. Eben Nuban Timo menyatakan bahwa” penderitaan Kristus bukan hanya penderitaan psikis tetapi juga penderitaan fisik,bukan saja penderitaan jiwa tetapi juga penderitaan tubuh”. Tubuh Kristus dipenuhi dengan luka yang terus berlumuran darah karena cambukan dan mahkota duri yang ada dikepala Nya. Namun disaat yang bersamaan Kristus mengalami duka yang begitu dalam karena Ia dihina, kasih-Nya diremehkan dan dibalas dengan kebencian.

Tibalah di golgota sebagai tempat penyaliban. Diatas kayu salib Kristus tergantung, paku-paku mulai menembus tangan dan kaki-Nya. Pada umumnya golgota adalah tempat untuk pelaksanaan hukuman mati bagi orang-orang hukuman. Tetapi peristiwa penyaliban Yesus Kristus ditempat ini memberi makna yang baru bahwa Golgota adalah tempat bertemunya masa lampau dan masa yang akan datang. Stalker berkata bahwa sejarah kuno bermuara di golgota, dan dari golgota mulai mengalir sejarah modern. Mata para leluhur dan nabi-nabi tertuju ke golgota, dan pada masa sekarang semua umat manusia di segala bangsa dan segala generasi menoleh ke golgota. Di bukit tengkorak ini tugas yang diemban telah selesai. Semua yang diberitakan para nabi-nabi di dalam Perjanjian Lama telah digenapi dan pintu keselamatan terbuka bagi sekalian orang di segala zaman.

Dari golgota inilah Kristus tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai imam yang mempersembahkan korban perdamaian tetapi menjadikan diri Nya sebagai korban perdamaian. Korban perdamaian bukan lagi binatang melainkan diri Nya sendiri sebagai korban itu.

Oleh karena itu, satu hal yang sangat mulia yang membuat Dia tidak bertindak untuk menyelamatkan diri Nya ketika disiksa, dihina, dicemooh bahkan tetap tergantung di salib sampai tuntas tugas-Nya bukan karena paku-paku yang telah menembus tangan Nya. Melainkan karena tali kasih untuk menyelamatkan umat manusia, dan karena kasih itulah kita dapat memperoleh hidup yang kekal.

Salatiga 22/03/2020
Soli deo gloria
Aryandi Bako,S.Th

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.